Penggunaan Big Data Percepat Pengembangan Obat Baru

“Industri farmasi di Indonesia lebih banyak melakukan formulasi dan atau pengemasan obat dibandingkan memproduksi obat berbasis riset,” jelas Guru Besar Ilmu Farmakologi dan Toksikologi, Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. apt. Arief Nurrochmad, M.Si., M.Sc., Perspektif Baru Penggunaan Big Data dan Jejaring Farmakologi, ia mengatakan produksi obat berbasis riset dibutuhkan untuk menjamin keberlangsungan ketersediaan obat

Butuh Bantuan?

×
Halo! Saya AI Assistant CPGmedShop. Ada yang bisa saya bantu? 😊

Anda bisa menanyakan tentang:
- Produk kami
- Harga dan promo
- Cara pemesanan
- Status pengiriman